Agung Laksono, S.Hut — Section Head Revegetasi
Portofolio profesional reklamasi & revegetasi pascatambang dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan — memadukan otoritas regulasi kehutanan, inovasi lapangan terbukti, dan teknologi monitoring berbasis geospasial & AI.
Agung Laksono, S.Hut — Section Head Revegetasi
Membangun Lanskap Berkelanjutan melalui Kehutanan, Reklamasi, dan Teknologi
Pemulihan lahan pascatambang bukan sekadar menanam. Di balik setiap lereng yang kembali hijau ada perencanaan teknis yang ketat, regulasi yang saya jalankan langsung di lapangan, dan pemantauan berbasis data yang membuktikannya. Saya tidak hanya melaporkan keberhasilan reklamasi — saya membangun sendiri alat yang membuktikannya secara terverifikasi dan audit-ready.
01 — Tentang Saya
Lima Tahun Di Garis Depan
Section Head Revegetasi · PT Energi Batubara Lestari (Hasnur Group) — sekaligus CEO & Founder PT Montana Wana Teknologi.
Lima tahun memimpin reklamasi pascatambang, dari konstruksi teras dan drainase hingga pelaporan resmi ke ESDM & KLHK. S.Hut INSTIPER Yogyakarta (IPK 3,45 · lulus 3,5 tahun), bersertifikat BNSP Perencanaan Hutan (2024), menguasai GIS/remote sensing, dan membangun sendiri sistem monitoring AI yang kini berstatus HKI terdaftar.
02 — Penataan Lahan
Saya Memimpin Seluruh Fase Lapangan
Sebelum bibit pertama ditanam, saya memastikan lahannya siap: pembersihan area, pengelolaan & penebaran topsoil, konstruksi teras bund, sistem drainase, dan pengendalian erosi aktif.
Setiap fase — P0, P1, P2 — dijalankan sesuai Permen ESDM No. 10/2023, lengkap dengan penilaian Kriteria Kerusakan Lahan (KKL) dan dokumen teknis reklamasi yang saya susun sendiri.
03 — Perizinan & Regulasi
Regulasi Kehutanan Saya Jalankan Langsung
Saya mengelola siklus penuh tanpa perantara konsultan: pengurusan IPPKH, cruising tegakan sebagai dasar verifikasi PNBP PKH, penyusunan AMDAL & RKL-RPL, serta pelaporan berkala ke ESDM & KLHK.
Kredensial aktif: Ganis CANHUT · Ganis NENHUT · BNSP Perencanaan Hutan (2024) · PROPER Biru (2023–2024) · Operator SIMPEL · Sinergi KLHK · Sicerdas.
04 — Inovasi Lapangan
Potting Method — Solusi Topsoil Terbatas
Lahan pascatambang hampir selalu kekurangan topsoil berkualitas. Saya merancang Potting Method: bibit ditumbuhkan dalam media tanam terkontrol (polybag/pot) sehingga berkembang optimal sebelum dipindah ke lapangan — memutus ketergantungan pada tanah pucuk yang terbatas.
Lahir dari masalah nyata di lapangan, bukan teori — dan terbukti meningkatkan survival rate di PT Energi Batubara Lestari.
05 — Manajemen Persemaian
Nursery Skala Produksi Di Bawah Kendali Saya
Dari pengadaan benih hingga bibit siap tanam: saya kendalikan penyemaian, penyapihan, seleksi kualitas, dan distribusi ke lapangan.
Untuk efisiensi data, saya membangun Smart Nursery — aplikasi PWA offline-first dengan Chatbot AI berbasis DeepSeek (Google Apps Script) — yang mengotomatisasi pencatatan produksi nursery, memotong waktu pengolahan data dan menekan error input secara signifikan.
06 — Eksekusi Penanaman
Target Tanam Saya Pastikan Tercapai
Saya memimpin langsung dua Group Leader — GL Penataan Lahan dan GL Nursery — beserta seluruh tim lapangan di bawahnya.
Perencanaan harian, mingguan, dan bulanan saya susun sendiri; survival rate dievaluasi berkala; kapasitas teknis SDM dibina berkelanjutan — memastikan angka tanam dan kualitas reklamasi tercapai, kuantitas maupun kualitas.
07 — Hasil yang Terverifikasi
Kanopi Menutup. Lereng Stabil.
Ini bukan sekadar penghijauan — ini ekosistem yang dipulihkan secara terukur. Survival rate terpantau dan terdokumentasi; tutupan lahan diverifikasi dengan ArcGIS Pro & Google Earth Engine; kemajuan reklamasi dilaporkan resmi — triwulanan & tahunan — ke ESDM dan KLHK. Terukur, terverifikasi, audit-ready.
08 — Inovasi Sistem
Silvopastura — Reklamasi Produktif
Saya merancang model Silvopastura — penerapan Integrated Farming yang mengintegrasikan reklamasi dengan peternakan, sehingga lahan yang dipulihkan sekaligus menghasilkan nilai ekonomi produktif tanpa mengorbankan kewajiban revegetasi.
Sebagai 'Integrated Farming di Lahan Marginal', inovasi ini meraih QCC Juara 3 Tingkat Perusahaan (2024) — bagian dari inovasi yang diakui tiga tahun berturut-turut (2023–2025).
09 — Inovasi Teknologi
Montana Camera AI — Monitoring Berbasis Data
Saya bangun dan deploy sendiri: sistem geotagging real-time berbasis AI yang mengintegrasikan analisis NDVI, estimasi biomassa & cadangan karbon, serta deteksi kesehatan vegetasi (HSV) — dengan watermark GPS & timestamp yang traceable dan audit-ready.
Inti dari ekosistem Montana AI (Smart Nursery · My Montana AI · Dashboard Reklamasi). HKI No. 001165981 — perlindungan 50 tahun (2026) · PWA offline-first · live di camera.montana-tech.info · 770+ kontribusi GitHub.
10 — Keahlian Spasial
Lapangan & Data — Saya Kuasai Keduanya
Saya bukan hanya praktisi lapangan. ArcGIS Pro, ArcMap 10.4, Global Mapper, Google Earth Engine, dan citra Sentinel-2 saya gunakan untuk analisis tutupan lahan, penafsiran stok karbon, dan pemetaan drone — langsung menghasilkan data yang masuk ke laporan resmi.
Sebelumnya: Kepala Staf GIS & Sub Bagian Kelola Lingkungan · PT Taiyoung Engreen (2021–2023).
11 — Nilai yang Saya Bawa
Reklamasi Terukur. Karbon Terverifikasi.
Pelatihan Stok Karbon FOLU Net Sink · IPB (2022) · S.Hut INSTIPER Yogyakarta · IPK 3,45 · TOEFL ITP 500.
Satu profil yang menyatukan otoritas regulasi, inovasi lapangan terbukti, dan teknologi yang saya bangun sendiri — siap untuk kolaborasi reklamasi, proyek karbon terverifikasi, atau pengembangan sistem monitoring berbasis AI.
12 — Riset Terpublikasi
Data Lapangan, Karya Ilmiah Terbuka
Reklamasi yang saya kelola tidak berhenti di laporan internal — saya terbitkan sebagai riset terbuka yang dapat diaudit: “Estimasi Volume Tegakan dan Valuasi Ekonomi Kayu Reklamasi Berbasis Citra Sentinel-2 dan Google Earth Engine di PT Energi Batubara Lestari”.
Dipublikasikan via Zenodo (DOI 10.5281/zenodo.18908912) — terbuka untuk ditelusuri, diuji ulang, dan dipertanggungjawabkan.
13 — Akar Akademik
Berakar pada Konservasi & Rehabilitasi Hutan
Sarjana Kehutanan (S.Hut) konsentrasi Konservasi & Rehabilitasi Hutan — INSTIPER Yogyakarta, 2017–2021, IPK 3,45 (Sangat Memuaskan), lulus 3,5 tahun.
Fokus studi yang kini saya jalankan langsung di lapangan: restorasi ekosistem pascatambang dan kebakaran lahan, silvika, inventarisasi hutan, serta pengelolaan DAS.
14 — Fondasi Geospasial
Sebelum Reklamasi, Saya Membaca Lanskap
Kepala Staf GIS & Sub Bagian Kelola Lingkungan di PT Taiyoung Engreen (2021–2023): peta RKT, perencanaan jalan sarad, blok tebangan, penafsiran potensi stok karbon, hingga ortofoto drone.
Sekaligus menjaga kawasan: pemantauan erosi, revegetasi kawasan lindung, dan pemantauan satwa liar — fondasi yang kini menyatu dengan reklamasi dan Montana AI.
15 — Dari Inovasi ke Badan Usaha
Inovasi Lapangan Menjadi Perusahaan
Yang lahir dari kebutuhan lapangan kini berdiri sebagai badan usaha: PT Montana Wana Teknologi — perusahaan teknologi lingkungan yang saya dirikan dan pimpin sebagai CEO & Founder.
Menaungi ekosistem Montana AI dan menghubungkan kehutanan, reklamasi, UMKM, dan kecerdasan buatan dalam satu jaringan solusi berkelanjutan — montanawana.org.
16 — Satu Ekosistem Terhubung
Dari Bibit, ke Karbon, ke Keputusan
Bukan satu aplikasi, melainkan jaringan yang saling terhubung: Smart Nursery (PWA pembibitan offline-first dengan chatbot DeepSeek), My Montana AI (revegetasi & monitoring karbon terintegrasi), dan Dashboard Reklamasi untuk alur kerja lapangan, operasi nursery, dan pelaporan lingkungan.
Satu rantai data — dari semai hingga laporan.
17 — Terverifikasi & Tertelusur
GPS, Timestamp, KMZ — Setiap Titik Terbukti
Setiap data lahir audit-ready: akuisisi lapangan ber-watermark koordinat GPS dan timestamp otomatis, integrasi geospasial dengan visualisasi koordinat dan ekspor KMZ untuk pelaporan tergeoreferensi.
Dari satu pohon di lapangan hingga peta yang dapat diaudit — rantai bukti yang utuh dan dapat ditelusuri.
Kontak & Tautan
Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia · Agunglaksono4308@gmail.com